Cetak SDM Berdaya Saing untuk Kemajuan Daerah
UNIVERSITAS Kapuas Sintang menggelar wisuda ke XIII dalam sidang senat terbuka di Gedung Serbaguna di Jalan JC Oevang Oeray, Kamis (29/9). Sebanyak 327 lulusan yang diwisuda dengan dipimpin Rektor Unka, DR Drs Petrus Atong MSi.
Lulusan yang di wisuda terdiri dari 112 wisudawan untuk Ilmu Administrasi Negara, 38 wisudawan Ilmu Administrasi Niaga, Agroteknologi sebanyak 45 wisudawan, dan Kehutanan dengan 13 wisudawan. Kemudian Pendidikan Biologi 64 wisudawan, serta Ilmu Hukum dengan 55 wisudawan. 
Bupati Sintang, Jarot Winarno, Sekretaris Kopertis XI Kalimantan, Mustaha, Ketua Umum Yayasan Melati Sintang, Ketua DPRD Sintang, Jefray Edward dan jajaran Forkorpimda, para senat, dosen dan segenap civitas Unka. Tidak ketinggalan para sanak keluarga para wisudawan.
MASUK: Bupati Sintang, Jarot Winarno dengan didampingi Rektor Universitas Kapuas DR Drs Petrus Atong, MS bersama senat memasuki ruang wisuda.
Wisudawan dengan lulusan tercepat atas nama Tiyopilus dengan masa studi tiga tahun tujuh bulan dari Prodi Ilmu Administrasi Negara. Dengan masa studi sama juga diraih Aan Kurniawan dari Kehutanan, Marselinus Jino dari jurusan Agroteknologi dan Sirke Gata dari Pendidikan Biologi.
Lulusan dengan IPK tertinggi diraih Emiliani Nindy Diana Rusega SIM dari Prodi Ilmu Administrasi Negara, dengan IPK 3,88. Sementara lulusan termuda atas nama Nurvica Andriani dengan usia 21 tahun satu bulan dari pendidikan biologi. 
Unka dalam wisuda turut memperkenalkan dua dosen dan seorang tenaga kependidikan yang telah menyelesaikan pendidikan program paska sarjana. Yakni Yudika Cahyan, dosen Prodi Ilmu Administrasi Negara, Venny Adhita Octaviani dosen Prodi Ilmu Administrasi Niaga, dan Kartika Agus Salim, tenaga kependidikan Fisip. Ketiganya menyelesaikan program paska sarjana di Universitas Tanjungpura Pontianak.
Rektor dalam sambutan mengucapkan selamat kepada seluruh lulusan dengan selesainya studi di perguruan tinggi sekaligus menyandang gelar sarjana. Secara khusus rektor turut menyampaikan terima kasih kepada pemerintah Kabupaten Sintang telah mendukung penuh keberadaan Unka, sebagai perguruan tinggi terbesar di timur Kalimantan Barat.
Rektor menyampaikan para wisudawan merupakan Sumber Daya Manusia (SDM) yang dipersiapkan untuk menjawab pembangunan. Daya saing yang dimiliki sepenuhnya siap mengabdi demi kemajuan daerah. “Kepada bupati dan ketua DPRD serta orangtua dengan hormat dan diiringi rasa bahagia selaku rektor, izinkanlah kami menyerahkan sarjana baru ini kepada masyarakat dan pemerintah. Dan ucapan terima kasih Unka atas bantuan dan kepercayaan putra putrinya menuntut ilmu di Unka,” Atong.
Rektor menambahkan, Unka sebagai perguruan tinggi tidak pernah berdiam diri, tapi senantiasa memacu peningkatan mutu kampus. Akreditas untuk Prodi Ilmu Administrasi Negara dan Ilmu Administrasi Niaga sudah akreditasi B, sementara Prodi Agroteknologi, Kehutanan, Pendidikan Biologi dan Ilmu Hukum sedang diajukan proses akreditasi menjadi B. Sementara untuk tenaga pengajar, sembilan dosen Unka kini merupakan kandidat doktor. “Kerjasama dalam peningkatan mutu akademik, kita telah mendatangkan Kasubbidang Mutu Dirjen Kelembagaan Kemenristekdikti untuk melakukan bimbingan teknis administrasi akademik pada Juni 2016. Kemudian menghadirkan kepala bidang kerjasama antarlembaga Kemenkeu tentang program PLDP,” kata Atong. 
Bupati Sintang, Jarot Winarno mengatakan, bagi Pemkab Sintang lulusan sarjana merupakan modal dasar membangun daerah. SDM sangat dibutuhkan dalam menyokong keberhasilan pembangunan. “Bagi wisudawan kembangkan diri jaga nama baik pribadi dan daerah,” katanya. Ia menambahkan, tidak kalah penting para wisudawan juga akan membantu dalam peningkatan Indek Pembangunan Manusia (IPM) Sintang. Pasalnya, pendidikan menjadi indikator dalam penilaian IPM.
Sementara, A Suwan Rumban saat membacakan sambutan ketua Yayasan Melati Sintang mengatakan, Unka akan terus mengembangkan diri guna memajukan SDM untuk menjawab tantangan pembangunan. Ucapan terima kasih juga dihaturkan kepada masyarakat luas yang mempercayakan kepada Unka untuk melahirkan SDM pada jenjang sarjana.
Sekretaris Kopertis XI Kalimantan, Mustaha mengharapkan Unka mampu mencetak SDM yang berkarakter dan kompetitif. SDM kompetitif diperlukan untuk membangun bangsa. Kemampuannya pasti memiliki ide kreatif guna memajukan pembangunan baik di tengah masyarakat maupun di dalam pemerintahan.
Ia turut menyampaikan untuk kelulusan pada 2017 mesti sudah mengajukan nomor kelulusan sebelum wisuda digelar. Perubahan tersebut mesti dipersiapkan, agar semua lulusan mempunyai nomor kelulusan nasional. Ia juga mengingatkan, kalau pengajuan nomor kelulusan akan terkoneksi dengan E-KTP. Karena itu, diharapkan para mahasiswa dapat melengkapi dokumen kependudukan (E-KTP). Pasalnya, jika tidak mempunyai E-KTP, data nomor kelulusan tidak dapat diproses, dan terancam tidak bisa mendapatkan ijazah.  Ketua Ikatan Alumni Unka, Ahmad Sutarmin juga turut menyampaikan sambutan dalam acara wisuda tersebut.
 
Top